Postingan

Masalah Yang Timbul Penggunaan Lampu LED Smart BULB



Halo teman-teman semua, kali ini saya akan membahas mengenai masalah yg timbul ketika kita menggunakan lampu LED smart bulb yang bisanya menawarkan fitur pintar untuk sekelas lampu pijar rumah, diantaranya penjadwalan untuk hidup dan mati atau sceduller, artinya lampu ini bisa di atur kapan lampu hidup kapan lampu mati tanpa perlu mencari tombol seklar lampu. Lalu lampu smart bulb ini juga bisa di atur kecerahannya supaya bisa terang atau redup. Misalnya ketka ingin tidur anda bisa mengatur supaya lampu tidak begitu cerah supaya tidak mengganggu kualitas jam tidur anda dan lainnya jadi ada banyak kelebihannya.

Namun dalam praktiknya saya menemukan beberapa kendala atau masalah lain ketika mengimplementasikan lampu smart bulb ini di rumah saya, saya sudah meramkumnya pada list di bawah ya, jadi akan saya terangkan seperti apa gambaran masalah yang timbul. Smart bulb ini sebenarnya merupakan bentuk perkembangan dari IoT atau Internet of Thing, kebanyakan dia menggunakan modul wifi esp8236 untuk terhubung keinternet atau hanya localhost saja. Modul ini bisa di temui dipasaran dengan harga yg murah jika anda ingin mengembangkan fungsi IoT versi kamu sendiri. 

Saya mengimplementasikan lampu smart bulb ini menggunakan merek Bardi Smart Home, sebagian masalah mungkin disebabkan karna firmware yang tidak sempurna atau konfigurasi yg salah pada aplikasi saya, jadi tolong di koreksi ya.

Bingung Apakah Lampu Mati Akibat Off Pada Aplikasi Apa Karna Seklar

Nah masalah yang pertama kali muncul adalah ketika ingin menghidupkan lampu setelah sekian lama dimatikan. Ketika lampu dalam keadaan mati pada aplikasi dan kita menghidupkan sklar, maka lampu akan tetap mati, lampu ini tidak akan mau hidup kecuali di aplikasi kita hidupkan. Namun ketika pertama kali dihidupkan lampu harus terhubung ke internet terlebih dahulu ini membutuhkan beberapa detik sampai lampu bisa merespon perintah dari aplikasi melalui internet. Atau anda bisa menekan skelar turn off turn on 2x supaya dia bisa hidup, namun seringkali tak sengaja malah melakukan reset lampu.

Bagi anda munkin anda akan memahami fenomena delay ini, karena anda menyadari lampu ini sedang menunggu koneksi internet. Namun jika dirumah anda ada orang lain yang tidak begitu paham tentang smart bulb, dia pasti akan mengira lampu rumahnya telah rusak, seperti orang tua misalnya, tentunya akan sulit untuk menjelaskan mengenai apa itu smart bulb dan terkadang orang tua tidak memakai smartphone untuk mengontrol lampu ini. Jadi intinya ini munkin akan menjadi sedikit merepotkan bagi kamu tapi bisa sangat merepotkan bagi pengguna lain yang berada dalam satu rumah.

Bingung Pilih Mematikan Lampu Melalui Smartphone Atau  Seklar

Terkadang akan timbul pertanyaan dalam benak ketika mematikan lampu, apakh harus dari aplikasi atau lebih baik dari sekelar?. Jika anda dirumah dengan sesorang ini akan menjadi masalah karena seperti poin diatas, orang lain yg berada dirumah pasti akan bingung ketika ingin menghidupkan lampu. Sekelar on tapi kok ga mau hidup ya?.

Lampu Kadang Ter Reset

Yah seperti poin sebelumnya jika orang satu rumah yang tidak begitu paham maka ketika menghidupkan lampu dan lampu tidak mau hidup biasanya akan menekan sekelar berkali-kali, di beberapa merek ini seperti melakukan metode reset setting. Sehingga lampu tidak sengaja tereset dan harus melakukan pairing ulang dengan akun smart home supaya dapat di kontrol kembali.

Ada Perasaan Seperti "Harus Bawa Smartphone Selama Berada Di Rumah"

Ini perasaan timbul setelah beberapa hari menginstal lampu smartbulb di rumah, kebiasaan menghidupkan lampu melalui smartphone berulanbg-ulan dan berhari-hari membuat seakan-akan pikiran tersugesti "lampu sudah tidak bisa dihidupkan lagi melalui sekelar", padahal bisa. Untuk merek barsi Bardi anda perlu turn off turn on 2x supaya dia bisa dihidupkan tanpa kontrol dari smartphone, tapi entah untuk merek lain.

Jadi itulah masalah yang sering timbul ketika memasang smartbulb di rumah. Munkin kita butuh waktu untuk menyesuaikan diri.

Posting Komentar